Bismillah
pertama-tama dan tentu merupakan hal yang harus selalu kita utamakan adalah hendaknya kita senantiasa meluruskan niat-niat kita dalam melakukan hal apa saja dalam kehidupan kita ini,terutama lagi dalam melakukan hal-hal yang bernilai ibadah di sisi Allah ta'ala.
Dalam hadist yang sangat terkenal, hadits Umar bin Khaththab bahwa beliau pernah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam:
إِنَّمَا اْلأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى . فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ، وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيْبُهَا أَوْ امْرَأَةٍ يَنْكِحُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ
" Sesungguhnya setiap perbuatan tergantung niatnya. Dan sesungguhnya setiap orang (akan dibalas) berdasarkan apa yang dia niatkan. Siapa yang hijrahnya karena (ingin mendapatkan keridhaan) Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada (keridhaan) Allah dan Rasul-Nya. Dan siapa yang hijrahnya karena dunia yang dikehendakinya atau karena wanita yang ingin dinikahinya maka hijrahnya (akan bernilai sebagaimana) yang dia niatkan".(HR.Bukhari dan Muslim)
Mudah-mudahan kita berikan keikhlasan dalam beribadah
BalasHapus